beberapa hari yang lalu, saat akan meng eksekusi sebuah acara, orang-orang yang terlibat didalamnya semua dalam posisi standby pada hari H-1. Tetapi anehnya pada hari H, seorang pemandu proyektor dan pemandu acaranya, justru datang bbrp menit sebelum acara di mulai. Dan hebatnya lagi, yang satu ibu nya, yang satu lagi anaknya. What a perfect couple..
Sampai saya tanpa sadar menangis, menangis karena jengkel.. dan yang ditakutkan pun terjadi, pembicara yang memimpin pada sore itu tidak bisa mengoperasikan bahan kotbah yang sudah dipersiapkan di laptop nya.
Disini jelas, dibutuhkan komitmen pribadi dan tanggung jawab dari masing-masing individu yang tergabung dalam sebuah tim untuk membangun suatu acara. tidak bisa hanya organizernya saja, tidak bisa hanya pemusik dan penyanyi saja, tidak bisa hanya ketua panitianya saja, tidak bisa hanya pengisi acaranya saja.. tapi SEMUA unsur yang terlibat didalamnya..
Saat ini, masih belum pulih schok saya mengingat hal tersebut. dan masih belum bisa memutuskan apakah mau bekerjasama dengan orang-orang semacan itu atau tidak..
semoga tidak...
No comments:
Post a Comment